Apakah tak sampai salam rinduku padamu? Yang ku titipkan lewat lampu jalanan Yang ku titipkan lewat angin yang bertiup Yang ku titipkan lewat awan yang terus bergerak Yang ku titipkan lewat dedaunan kering yang jatuh di jalanan Yang ku titipkan lewat senja sebagai tanda datangnya malam Aku menantimu tentang jawabmu Pertanyaan kapan kau datang kepadaku Aku tak pernah risau dalam menantimu Aku hanya perlu menunggu batas waktu itu Dimana kita akan bertemu Saat namaku dan namamu di Lauhul Mahfudz Terbuka tepat di halaman yang sama dengan dorongan sang waktu Aku tak pernah inginkanmu sebagai sosok yang sempurna Aku hanya ingin kau datang dengan membawa cinta Cintamu kepadaNya yang melebihi cintamu padaku Ajari aku memberikan cinta terbaikku untukNya Meskipun aku tau cinta kita kepadaNya Tak akan pernah sesempurna cintaNya kepada hambaNya