Skip to main content

Karya Ilmiah Lingkungan Bisnis



KARYA ILMIAH
PELUANG BISNIS USAHA EKONOMI KREATIF
“KERAJINAN PERAK”



 



                       

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
Jl. Ring Road Utara Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta
2016


ABSTRAK
Perak termasuk logam mulia karena tidak mengalami proses korosif, namun perak bisa mengalami oksidasi. Proses oksidasi pada perak mengakibatkan lapisan kehitaman pada permukaan perak yang biasa disebut tarnish. Untuk keperluan pengolahan menjadi perhiasan, perak biasanya dilapisi dengan dengan unsur lain yang lebih tahan terhadap oksidasi seperti Rhodium.
Jenis-jenis kerajinan perak berdasarkan cara pembuatan yaitu perak buatan tangan (handmade), perak buatan mesin (machinery), perak cetakan (casting) dan silver clay.
Saat Indonesia sudah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), masyarakat Indonesia dituntut mampu bersaing dalam perekonomian. Melalui usaha ekonomi kreatif seperti halnya kerajinan perak ini, kita hanya perlu mengembangkan pasar untuk bisa lebih memperluas pemasarannya. Dari keunikan kerajinan perak itu bisa menjadi peluang bisnis kedepannya dari keunikan produk perak itu sendiri yang bermacam-macam bentuk, desain dan kerumitannya sulit ditiru, yang memiliki ciri khas tersendiri. Kerajinan perak yang paling diminati sekarang ini adalah dari perhiasannya, antar lain kalung, gelang, cincin, suweng (anting-anting), bros, miniatur, dan lain sebagainya.
Pada perkembangannya, kerajinan perak sudah merambah ke dunia Internasional, seperti Australia. Jadi dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) memberikan peluang bagi para pengrajin untuk bisa mengembangkan pasar yang sudah ada. Para pengrajin perak saat ini sedang berupaya untuk mengembangkan desain-desain terbaru dari produk-produk yang mereka buat, agar nantinya banyak peluang yang bisa didapat.
Untuk mengembangkan inovasi dan kreasi, pengarajin membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk membantu mengembangkan pasar agar mempunyai tempat sendiri dimata para konsumen di kalangan Internasional nantinya.


ISI
A.    Pengertian tentang Kerajinan Perak
Perak dalah suatu unsure kimia dalam tabel periodic yang memiliki lambing Ag dan nomor atom 47. Lambangnya berasal dari bahasa Latin Argentum. Sebuah logam transisi lunak, putih, mengkilap, perak memiliki konduktivitas listrik dan panas tertinggi di seluruh logam dan terdapat di mineral dan dalam bentuk bebas. Logam ini digunakan dalam koin, perhiasan, peralatn meja, dan fotografi. Perak termasuk logam mulia seperti emas.
Perak termasuk logam mulia karena tidak mengalami proses korosif, namun perak bisa mengalami proses oksidasi. Proses oksidasi pada perak mengakibatkan lapisan kehitaman pada permukaan perak yang biasa disebut “tarnish”. Namun pada proses oksidasi ini tidak mengakibatkan kerusakan pada unsur tersebut, beda halnya dengan proses korosi pada logam besi (Fe). Untuk keperluan pengolahan menjadi perhiasan, perak biasanya dilapisi dengan unsure lain yang lebih tahan terhadap oksidasi seperti Rhodium. Dengan lapisan ini, perhiasan perak menjadi tahan oksidasi serta penampilannya lebih berkilau.
Kerajinan perak merupakan produk dari perak yang dibuat menjadi bentuk perhiasan, miniature dan berbagai macam bentuk atau aksesoris yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

B.    Jenis-jenis Kerajinan Perak
Jenis-jenis kerajinan perak berdasarkan cara pembuatan:
§   Perak buatan tangan (handmade)
§   Perak buatan mesin (machinery)
§   Perak cetakan
§   Silver clay
Perak buatan tangan (handmade)
Kerajinan perak ini murni dibuat dengan tangan, tanpa mengandalkan mesin. Dari proses awal hingga akhir dikerjakan dengan tangan. Kerajinan inilah yang merupakan cikal bakal industri perak di Gunungkidul khususnya desa Sodo. Sebenarnya perak handmade ini berdasarkan materialnya masih bisa diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu :
v  Perak Filigree
Perak Filigree disebut perak Trap atau perak Isen adalah jenis kerajinan perak yang bermaterial benang/ kawat perak sangat lembut yang dipilih, ditampar (2 kawat dijadikan satu kemudian diputar supaya menjadi satu) kemudian diplepet (dipress). Benang-benang inilah yang nantinya digunakan untuk membuat motif atau dekorasi pada rancangan yang telah dibuat. Benang perak/filigree ini bukan hanya digunakan untuk pembuatan perhiasan/aksesoris saja, tetapi juga digunakan untuk pembuatan miniatur seperti becak, menara, wayang, harley davidson, kereta kuda maupun hewan berbentuk kijang.
Sampai sekarang kerajinan perak filigree masih mempunyai tempat tersendiri dihati penggemar kerajinan perak yang memiliki keunikan, kerumitan, desain tersendiri, dan sampai sekarangpun kerajinan perak filigree masih belum bisa digantikan oleh mesin. Dengan kata lain kerajianan perak filigree inilah kerajinan perak yang benar-benar buatan tangan (handmade). Berikut ini beberapa contoh dari produk-produk yang telah dibuat.
v  Perak Solid Silver
Kerajinan perak ini berbahan utama perak lempengan/lembaran perak. Material ini lebih fleksibel untuk dibentuk atau digunakan untuk membuat kerajinan perak. Biasanya digunakan sebagai bahan utama untuk membuat perlengkapan makan dari perak seperti nampan, piring, magkok dan lain-lain.
Perak Cetakan
Sistem pembuatan perak cetak ini ada beberapa teknik. Dari yang menggunakan peralatn sederhana sampai penggunaan mesin casting sentrifugal yang lumayan mahal harganya. Dan biasanya produk perhiasan yang ada di pasaran dibuat dengan mesin casting sentrifugal.
Secara umum cetakan disini berarti prosesnya diawali dengan pencairan logam perak dan tembaga yang kemudian dituang ke cetakan yang telah disiapkan sebelumnya. Sekali proses pencetakan bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan produk perak. Keuntungan dari proses pencetakan ini yaitu penghematan waktu dan model yang dibuat bisa sama.
Proses terakhir adalah pengikiran dan pengamplasan bekas-bekas cetakan yang kurang rapi. Kendala utama dari proses pencetakan ini dalah peralatannya yang mahal.
Perak buatan Mesin
Produk-produk yang dibuat dengan mesin biasanya adalau kalung dan gelang rantai. Sama halnya dengan mesin casting, mesin pembuat perhiasan ini harganya cukup mahal. Di Indonesia kerajinan perak yang dibuat dengan mesin banyak berasal dari Jawa Timur.

C.    Cara Pembuatan
Cara pembuatan kerajinan perak filigree :
1.       Membuat benang perak
Membuat benang perak yaitu perlu disiapkan 2 kawat perak yang lembut kemudian diputar atau istilahnya ditampar supaya menjadi 1, setelah benang perak jadi, kemudian benang perak dipress atau diplepet, dilanjutkan dengan proses pembakaran agar benang perak tidak kaku saat digunakan untuk mengisi desain (memberi motif).
2.       Membuat rancangan
Membuat rancangannya yaitu menggunakan kawat perak yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan benang perak. Disini kawat perak memiliki nomor sendiri-sendiri, ada yang bernomor 22 untuk benang perak (lembutan untuk filigree), nomor untuk membuat kerangka perak atau rancangan ada yang bernomor 50, 60,70, 100. Jadi disesuaikan dengan apa yang akan kita buat. Membuat rancangan dengan cara kiklok terlebih dahulu atau membuat kerangka awal, setelah dikiklok, kawat dibentuk sesuai desain yang akan dibuat, kemudian diberi lem atau perekat menggunakan patri (racikan perak yang sudah dilebur dan dihaluskan). Terkadang, ada desain rancangan yang perlu ditempa terlebih dahulu, namun juga ada yang tidak perlu ditempa.
3.       Mengisi rancangan (mengisi/member motif)
Mengisi rancangan menggunakan benang perak yang telah dibuat tadi, yang diisi yaitu kerangkan perak atau rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Biasanya pengisian rancangan membutuhkan waktu yang tidak sedikit tergantung kerumitan motif yang akan kita buat. Mengisinyapun tidak sembarangan orang bisa mengisi rancangan karena dibutuhkan ketelatenan agar motif terlihat halus. Alat yang dibutuhkan biasanya menggunakan guntuing untuk memotong benang dan pinset (supit) untuk memasukkan benang kedalam kerangka menjadi motif. Semakin rumit dan detail suatu motif maka akan semakin berharga pula perhiasan itu dimata orang.
4.       Merekatkan
Proses merekatkan bertujuan merekatkan benang perak didalam kerangka perak, dimaksudkan agar motif perak bisa kuat dan tidak bergeser-geser maupun jebol dari kerangka. Proses perekatan juga menggunakan patri yang telah dicampur menggunakan tawas yang sudah disangrai dan ditumbuk. Proses perekatan cukup menaburkan patri diatas filigree (isen) yang sudah dibasahi dengan air, kemudian dibakar menggunakan solder.
5.       Menempa
Proses menempa tergantung dari desainnya. Belum tentu desainnya memakai proses menempa. Biasanya proses menempa digunakan untuk perhiasan-perhiasan yang memiliki lengkungan.

6.       Pembersihan
Pembersihan perak dinamakan babar, yaitu dengan memanaskan kerajinan kemudian bisauh dengan air tawas dan direbus didalam rebusan air tawas yang mendidih. Proses ini dilakukan berkali-kali hingga warna perak menjadi putih bersih. Setelah itu, perak dikopyok agar terlihat mengkilap. Untuk desain-desain tertentu seperti kalung, cincin dan anting, proses selanjutnya yaitu sangling. Dengan menggunakan buah lerak, semacam seperti buah kluwek yang juga bisa digunakan untuk mencuci batik. Lerak ini tidak berbau namu berbusa. Proses selanjutnya yaitu dibilas dengan air bersih, kemudian perak dikeringkan.

D.    Peluang Bisnis Kerajinan Perak terutama di Yogyakarta
Saat Indonesia sudah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), masyarakat Indonesia dituntut mampu bersaing dalam perekonomian. Melalui usaha ekonomi kreatif seperti halnya kerajinan perak ini, kita hanya perlu mengembangkan pasar untuk bisa lebih memperluas pemasarannya. Dari keunikan kerajinan perak itu bisa menjadi peluang bisnis kedepannya dari keunikan produk perak itu sendiri yang bermacam-macam bentuk, desain dan kerumitannya sulit ditiru, yang memiliki ciri khas tersendiri. Kerajinan perak yang paling diminati sekarang ini adalah dari perhiasannya, antar lain kalung, gelang, cincin, suweng (anting-anting), bros, miniatur, dan lain sebagainya.
Pada perkembangannya, kerajinan perak sudah merambah ke dunia Internasional, seperti Australia. Jadi dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) memberikan peluang bagi para pengrajin untuk bisa mengembangkan pasar yang sudah ada. Para pengrajin perak saat ini sedang berupaya untuk mengembangkan desain-desain terbaru dari produk-produk yang mereka buat, agar nantinya banyak peluang yang bisa didapat.
      Saat ini juga para turis mancanegara sudah banyak tertarik dengan wisata di Yogyakarta. Untuk itu kita bisa memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan pemasaran dari produk-produk dari para pengrajin di Yogyakarta.
Untuk mengembangkan inovasi dan kreasi, pengarajin membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk membantu mengembangkan pasar agar mempunyai tempat sendiri dimata para konsumen di kalangan Internasional nantinya.

REFERENSI
















Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Pembuatan Kerajinan Perak Filigree

Cara pembuatan kerajinan perak filigree : 1.        Membuat benang perak Membuat benang perak yaitu perlu disiapkan 2 kawat perak yang lembut kemudian diputar atau istilahnya ditampar supaya menjadi 1, setelah benang perak jadi, kemudian benang perak dipress atau diplepet, dilanjutkan dengan proses pembakaran agar benang perak tidak kaku saat digunakan untuk mengisi desain (memberi motif). 2.        Membuat rancangan Membuat rancangannya yaitu menggunakan kawat perak yang memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan benang perak. Disini kawat perak memiliki nomor sendiri-sendiri, ada yang bernomor 22 untuk benang perak (lembutan untuk filigree), nomor untuk membuat kerangka perak atau rancangan ada yang bernomor 50, 60,70, 100. Jadi disesuaikan dengan apa yang akan kita buat. Membuat rancangan dengan cara kiklok terlebih dahulu atau membuat kerangka awal, setelah dikiklok, kawat dibentuk sesuai desain yang akan ...

Jenis-Jenis Kerajinan Perak

Jenis-jenis kerajinan perak berdasarkan cara pembuatan: §    Perak buatan tangan (handmade) §    Perak buatan mesin (machinery) §    Perak cetakan §    Silver clay Perak buatan tangan (handmade) Kerajinan perak ini murni dibuat dengan tangan, tanpa mengandalkan mesin. Dari proses awal hingga akhir dikerjakan dengan tangan. Kerajinan inilah yang merupakan cikal bakal industri perak di Gunungkidul khususnya desa Sodo. Sebenarnya perak handmade ini berdasarkan materialnya masih bisa diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu : v   Perak Filigree Perak Filigree disebut perak Trap atau perak Isen adalah jenis kerajinan perak yang bermaterial benang/ kawat perak sangat lembut yang dipilih, ditampar (2 kawat dijadikan satu kemudian diputar supaya menjadi satu) kemudian diplepet (dipress). Benang-benang inilah yang nantinya digunakan untuk membuat motif atau dekorasi pada rancangan yang telah dibuat. Benang perak/filigree ini bukan ...

Struktur kendali menggunakan Visual Basic 6

STRUKTUR KENDALI Struktur Kendali di dalam bahasa pemrograman adalah perintah dengan bentuk (struktur) tertentu yang digunakan untuk mengatur (mengontrol) jalannya program. Visual Basic 6 mengenal dua jenis struktur kontrol, yaitu : Ø   Struktur kendali percabangan - digunakan untuk memutuskan kode program mana yang akan dikerjakan berdasarkan suatu kondisi. Ø   Struktur kendali perulangan - digunakan untuk melakukan pengulangan kode program. Struktur Kendali Percabangan Ada dua bentuk struktur kendali keputusan, yaitu : ·          Struktur If…Then ·          Struktur Select…Case 1.       Struktur If…Then Bentuk penulisan ( syntax ) struktur If…Then : Ø   If <kondisi> Then <kode program> Artinya, Bila <kondisi> bernilai True maka <kode program> akan dikerjakan. Ø   If <kondisi> Then <blok ko...